Print

Musyawarah Unit Kerja (Musnik) ke-6 Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPAI FSPMI PT Ayou Indotama Tekstil berlangsung khidmat pada Minggu, 15 Februari 2026, di Rumah Makan Mirasa, Kota Cimahi. Agenda rutin organisasi ini menjadi ruang penting untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sekaligus menyusun arah perjuangan ke depan demi kepentingan seluruh anggota.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Konsulat Cabang FSPMI Bandung Raya, Biddin Supriyono, Ketua Pimpinan Cabang SPAI FSPMI Kota Cimahi, Juhaeri, para mantan ketua PUK periode sebelumnya, perwakilan PC SPLP Kota Cimahi, Garda Metal, serta anggota PUK SPAI FSPMI PT Ayou Indotama Tekstil. Kehadiran berbagai unsur organisasi ini mencerminkan kuatnya dukungan dan sinergi antarstruktur dalam tubuh serikat pekerja.

Dalam sambutannya, Biddin Supriyono menegaskan bahwa solidaritas adalah fondasi utama kekuatan organisasi. Ia mengingatkan bahwa semangat “saudara tak sedarah” bukan sekadar jargon, melainkan nilai yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Menurutnya, rasa kebersamaan menjadi energi kolektif yang membuat perjuangan tetap kokoh. Ketika satu anggota menghadapi persoalan, maka seluruh anggota memiliki tanggung jawab moral untuk berdiri bersama. Ia juga menyoroti pentingnya iuran COS sebagai penopang utama keberlangsungan organisasi, yang diibaratkannya sebagai darah yang menghidupi perjuangan.

Sementara itu, Juhaeri menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia atas kerja keras dan dedikasi sehingga Musnik dapat terselenggara dengan baik. Ia berharap forum ini mampu melahirkan keputusan-keputusan yang bijak dan berpihak pada kepentingan bersama. Menurutnya, setiap hasil musyawarah harus menjadi cerminan aspirasi anggota serta menjadi pijakan kuat dalam menjalankan roda organisasi ke depan.

Musnik ke-6 ini tidak hanya menjadi ajang pergantian atau evaluasi kepengurusan, tetapi juga momentum memperkuat konsolidasi dan mempertegas arah perjuangan. Dengan semangat solidaritas yang terus dijaga, PUK SPAI FSPMI PT Ayou Indotama Tekstil diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan industrial serta terus memperjuangkan hak dan kesejahteraan pekerja secara berkelanjutan.