Industri tekstil nasional masih menghadapi tekanan berat dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan kapasitas produksi hingga banyaknya pabrik yang tutup membuat sektor ini dihantam gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. Di tengah kondisi tersebut, pelaku industri mulai mencari berbagai cara untuk menekan biaya operasional agar bisnis tetap berjalan.
Salah satu langkah efisiensi dilakukan Ever Shine Group dengan memanfaatkan truk listrik untuk kebutuhan logistik perusahaan. Direktur Ever Shine Group, Michael Sung, mengatakan perusahaannya saat ini menggunakan enam unit truk listrik yang disewa dari Kalista.
Menurutnya, skema penyewaan menjadi solusi yang lebih ringan bagi industri tekstil yang saat ini kesulitan mendapatkan pendanaan. Dengan sistem sewa, perusahaan tidak perlu mengeluarkan modal besar di awal namun tetap dapat memperoleh manfaat efisiensi operasional serta keamanan logistik.
Michael menjelaskan, penggunaan truk listrik mampu memangkas biaya pengiriman barang hingga sekitar 50 persen. Kendaraan tersebut digunakan untuk mengirim produk dari Tangerang menuju Bandung setiap hari pulang pergi. Dari sisi operasional, perusahaan disebut dapat menghemat biaya harian lebih dari Rp500 ribu.
Jika dibandingkan dengan penggunaan truk berbahan bakar biosolar seharga Rp6.800 per liter, penghematan biaya operasional mencapai sekitar Rp1.000 per kilometer. Nilai tersebut belum termasuk pengurangan biaya perawatan kendaraan dan biaya GPS yang telah disediakan oleh Kalista.
Selain efisiensi biaya, penggunaan truk listrik juga dinilai lebih praktis saat pengisian daya. Michael mengatakan, pengemudi tidak perlu mengantre lama di SPBU seperti saat menggunakan solar. Sebaliknya, banyak stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang masih relatif kosong sehingga proses pengisian daya dapat dilakukan lebih cepat sambil sopir beristirahat atau menjalankan ibadah.
Keunggulan lain yang dirasakan perusahaan berada pada sisi perawatan kendaraan. Dibandingkan truk konvensional, truk listrik memiliki komponen yang lebih sedikit sehingga biaya maintenance dinilai lebih ringan dan hemat.
Di tengah tekanan industri tekstil yang masih berlangsung, penggunaan kendaraan listrik mulai dipandang sebagai salah satu strategi efisiensi untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus menekan biaya logistik perusahaan.