Print
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji mengungkapkan rencana pemerintah untuk mengakuisisi sejumlah perusahaan tekstil melalui Danantara. Salah satu perusahaan yang masuk dalam rencana tersebut adalah PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex). Langkah ini direncanakan menjadi bagian dari pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) tekstil untuk memperkuat industri tekstil nasional.

Sarmuji mengatakan, rencana akuisisi tersebut telah dibahas dalam pertemuan antara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Danantara. Kedua pihak sepakat untuk saling mendukung pengembangan industri tekstil sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing lembaga.

“Memang nanti ada beberapa perusahaan tekstil yang diakuisisi. Iya (termasuk Sritex), dan beberapa perusahaan nanti diakuisisi,” kata Sarmuji saat ditemui di Kantor Kemenperin, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2026).

Meski demikian, Sarmuji belum mengungkapkan secara terperinci perusahaan-perusahaan lain yang akan menjadi sasaran akuisisi. Pemerintah masih berfokus pada upaya menyatukan kekuatan sejumlah perusahaan tekstil agar dapat membangun sinergi dan mendukung perkembangan sektor tersebut.

Menurut Sarmuji, kolaborasi antara Kemenperin dan Danantara diperlukan untuk mendorong penguatan industri tekstil melalui dukungan investasi dan pengembangan usaha. Danantara disebut memiliki peran penting dalam rencana pengembangan BUMN tekstil tersebut.

“Kita sudah ketemu Danantara. Kita prinsipnya akan saling mendukung sesuai dengan tupoksi masing-masing. Investasi Danantara cukup besar di BUMN tekstil,” ujarnya.

Sarmuji menjelaskan, penggabungan sejumlah perusahaan tekstil diharapkan dapat menyatukan keunggulan yang dimiliki masing-masing perusahaan. Dengan pendekatan tersebut, setiap perusahaan dapat saling melengkapi dan meningkatkan kemampuan industri secara keseluruhan.

Ia menilai setiap perusahaan tekstil memiliki kekuatan dan karakteristik usaha yang berbeda. Karena itu, penyatuan potensi melalui sinergi ant perusahaan diharapkan dapat memberikan manfaat lebih besar bagi pengembangan industri tekstil nasional.

“Itu menjadi lebih bermakna nanti karena menyatukan beberapa kekuatan. Satu tekstil dengan perusahaan tekstil lain punya kekuatan masing-masing. Nanti kita akan sinergikan,” ungkapnya.

Rencana akuisisi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat struktur industri tekstil nasional melalui konsolidasi perusahaan dan dukungan investasi. Namun, hingga pernyataan tersebut disampaikan, daftar lengkap perusahaan yang akan diakuisisi serta tahapan pelaksanaannya belum dirinci oleh pemerintah maupun Danantara.