Print

Industri tekstil dan pakaian jadi Vietnam menunjukkan ketangguhan di tengah iklim pasar global yang menantang selama semester pertama tahun 2026. Menurut data dari Asosiasi Tekstil dan Pakaian Jadi Vietnam (VITAS), total ekspor tekstil dan pakaian jadi negara tersebut diestimasi mencapai 22,2 miliar dolar AS, mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Meskipun angka keseluruhan menunjukkan tren positif, dinamika di lapangan cukup beragam; ekspor serat, kain, aksesori, dan bahan non-tenun mencatatkan pertumbuhan solid antara 5,6 persen hingga 10,6 persen, sementara ekspor pakaian jadi justru mengalami sedikit penurunan sebesar 0,4 persen akibat lemahnya permintaan konsumen di pasar-pasar utama.

Pasar Amerika Serikat tetap memegang peranan krusial sebagai tujuan ekspor terbesar bagi Vietnam, dengan total pengiriman mencapai 6,81 miliar dolar AS atau naik 1,3 persen, yang menyumbang sekitar 45 persen dari total ekspor. Di sisi lain, pasar Uni Eropa menjadi sorotan positif dengan lonjakan pertumbuhan mencapai 8,8 persen atau setara 1,94 miliar dolar AS. Namun, kondisi pasar di Jepang dan Republik Korea menunjukkan pelemahan dengan penurunan ekspor masing-masing sebesar 6,2 persen dan 8,9 persen. Meskipun menghadapi tantangan pasar, industri ini berhasil mempertahankan surplus perdagangan sebesar hampir 10 miliar dolar AS sepanjang paruh pertama tahun ini.

Ketua VITAS, Vu Duc Giang, menekankan bahwa era ekspansi yang sekadar mengandalkan peningkatan volume produksi telah berakhir. Industri kini menghadapi berbagai tantangan kompleks, mulai dari persaingan harga yang ketat, ketergantungan pada bahan baku impor, hingga meningkatnya biaya terkait standar ESG (lingkungan, sosial, dan tata kelola) serta tuntutan ketertelusuran produk. Oleh karena itu, pertumbuhan di masa depan akan sangat bergantung pada peningkatan produktivitas, pengembangan produk bernilai tambah tinggi, diversifikasi pasar, serta percepatan transformasi digital dan hijau.

Sebagai langkah konkret mendukung perubahan ini, VITAS telah menyetujui pembentukan empat komite khusus yang akan fokus pada pengembangan mode dan pasar domestik, bisnis internasional dan rantai pasok, pembangunan berkelanjutan, serta teknologi dan inovasi digital, yang dijadwalkan memulai operasi percontohan pada kuartal ketiga tahun 2026. Dengan target ekspor tahunan sebesar 48 miliar dolar AS, industri ini berkomitmen untuk mempertahankan rata-rata pendapatan ekspor bulanan lebih dari 4 miliar dolar AS pada sisa tahun ini. Strategi ke depan akan diprioritaskan pada adaptasi terhadap strategi pembelian merek global yang baru, penguatan pasokan bahan baku domestik, serta peningkatan investasi dalam teknologi dan otomasi.