Print

China tercatat masih belum berhasil merebut kembali posisi dominannya secara penuh di pasar impor tekstil rumah tangga Eropa, meskipun mencatatkan sedikit peningkatan pangsa pasar pada kuartal pertama tahun 2026. Berdasarkan data dari alat intelijen sumber pengadaan TexPro, total impor tekstil rumah tangga Eropa mengalami penurunan menjadi $8,02 miliar pada kuartal pertama 2026, turun dari $8,34 miliar pada periode yang sama di tahun 2025.

Ekspor tekstil rumah tangga China ke Eropa sedikit terkoreksi menjadi $2,15 miliar pada kuartal pertama tahun ini dari $2,23 miliar pada tahun sebelumnya. Kendati demikian, pangsa pasar China justru terkerek naik tipis menjadi 26,88 persen dari sebelumnya 26,76 persen, yang mencerminkan penurunan nilai ekspor yang sedikit lebih kecil dibanding penurunan pasar secara keseluruhan. Meskipun tetap menjadi pemasok terbesar di Eropa, posisi China saat ini masih berada di bawah pencapaian puncaknya pada tahun 2022 yang mencapai 27,22 persen dengan nilai ekspor $9,88 miliar.

Di sisi lain, pergeseran struktural terlihat jelas pada pola sumber pengadaan para pembeli di Eropa yang kini semakin mendiversifikasi rantai pasok mereka ke berbagai negara Asia lainnya. Pakistan kokoh mempertahankan posisinya sebagai pemasok terbesar kedua dengan pangsa pasar 9,98 persen senilai $799,80 juta. Sementara itu, India menunjukkan tren penguatan yang stabil dengan kenaikan pangsa pasar menjadi 7,86 persen senilai $629,98 juta, naik dari 7,51 persen pada tahun 2022. Negara penyuplai lain seperti Türkiye dan Jerman masing-masing mencatatkan pangsa pasar 7,21 persen dan 6,78 persen.

Tren jangka panjang ini menunjukkan bahwa dominasi tunggal China di pasar Eropa telah melemah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, seiring langkah para pembeli Eropa yang konsisten memperluas jaringan pasokan ke luar China. Meskipun permintaan impor secara keseluruhan di Eropa sedang melesu, diversifikasi lintas pemasok Asia ini menegaskan adanya transformasi struktural yang berkelanjutan dalam peta perdagangan tekstil global.