Print
No Istilah Definisi
1 Gabardin Kain tenun kepar bertekstur garis diagonal yang rapat, biasanya kuat dan digunakan untuk celana atau jas.
2 Gagang Gunting Bagian pegangan pada alat pemotong kain yang dirancang ergonomis untuk kenyamanan penjahit.
3 Gagang Setrika Bagian pegangan pada setrika (biasanya setrika uap industri) untuk mengarahkan proses pengepresan.
4 Galur Kain Arah serat atau jalinan benang pada kain yang menentukan fleksibilitas dan potongan pakaian.
5 Gancu Pakaian Alat bantu berupa pengait besi kecil yang digunakan untuk menarik atau merapikan tumpukan kain/pakaian.
6 Gantungan Baju Alat berbentuk bahu manusia (hanger) yang digunakan untuk menggantung pakaian jadi di area finishing atau display.
7 Garansi Kualitas Sistem jaminan kualitas (Quality Assurance) yang memastikan produk tekstil bebas cacat sebelum dikirim.
8 Garis Bahu Garis pola atau jahitan yang menghubungkan bagian leher dengan ujung bahu luar pada pakaian.
9 Garis Batas Potong Penanda atau garis pada kain/kertas marka yang menunjukkan area yang harus dipotong oleh mesin.
10 Garis Dada Garis imajiner atau marka pada pola baju yang menentukan ukuran lingkar dada pakaian.
11 Garis Depan Garis tengah pada pola pakaian bagian depan, sering menjadi acuan penempatan kancing atau ritsleting.
12 Garis Kerung Lengan Garis melengkung tempat menyambungnya bagian badan pakaian dengan lengan baju.
13 Garis Leher Bentuk potongan lubang leher pada pakaian, seperti bentuk V-neck, round neck, atau kerah O.
14 Garis Pinggang Garis batas atau marka ukuran lingkar pinggang pada pembuatan pola celana, rok, atau gaun.
15 Garis Saku Tanda atau garis panduan untuk menentukan posisi pemasangan kantong atau saku pada pakaian.
16 Garman Ejaan serapan atau variasi penyebutan dari istilah garmen (pakaian jadi yang diproduksi massal).
17 Garmen Pakaian jadi yang diproduksi secara massal oleh industri manufaktur konveksi atau pabrik berskala besar.
18 Garmen Anak Kategori pakaian jadi yang dirancang khusus untuk bayi, balita, dan anak-anak dengan standar kenyamanan tinggi.
19 Garmen Jadi Produk pakaian jadi yang telah melewati seluruh proses produksi, inspeksi, dan siap dipasarkan.
20 Garmen Rajut Pakaian jadi yang dibuat dari kain rajutan (knit), seperti kaos, sweater, atau kardigan.
21 Garment Wash Proses pencucian pakaian jadi setelah dijahit untuk memberikan efek lemas, antik, atau efek warna tertentu.
22 Garpu Celana Bagian melengkung pada celana (crotch) yang menghubungkan bagian depan, belakang, dan kedua kaki celana.
23 Gaya Busana Tren, peningkatan, atau estetika tertentu dalam desain pakaian yang mencerminkan identitas pemakai.
24 Gelondong Benang Gulungan besar benang (cone) yang digunakan pada mesin jahit industri atau mesin rajut.
25 Gelondong Kain Gulungan utuh kain hasil produksi pabrik ditenun/dirajut, biasanya berukuran puluhan hingga ratusan meter.
26 Gelongsor Ritsleting Bagian kepala ritsleting (slider) yang berfungsi untuk membuka atau menutup gigi ritsleting.
27 Genggam Jarum Mekanisme pengunci jarum pada mesin jahit agar jarum tidak lepas saat bergerak dengan kecepatan tinggi.
28 Georgette Kain tipis, ringan, bertekstur sedikit kasar/berkerut, sering dibuat dari sutra atau serat sintetis.
29 Gerakan Jarum Siklus naik turunnya jarum jahit yang disinkronkan dengan jalannya benang dan jalannya kain.
30 Gerat Kain Efek kerutan kecil atau lipatan tidak sengaja yang terbentuk pada kain akibat tegangan benang yang salah.
31 Gerigi Sepatu Jahit Bagian di bawah sepatu jahit (feed dog) yang berfungsi menggerakkan kain maju saat dijahit.
32 Gesper Alat pengancing atau pengikat yang biasanya terbuat dari logam atau plastik, sering dipasang pada sabuk atau jaket.
33 Gigi Ritsleting Bagian menonjol pada ritsleting yang saling mengunci ketika disatukan oleh kepala ritsleting.
34 Gilding Teknik dekorasi pada kain dengan menempelkan lapisan emas tipis atau foil berkilau untuk kesan mewah.
35 Gim Jenis benang hias tebal yang dilapisi serat mengkilap atau kawat tipis, sering digunakan untuk bordir timbul.
36 Gimping Proses memotong tepi kain dengan pola zigzag menggunakan gunting khusus agar kain tidak mudah terurai.
37 Gingham Kain tenun bermotif kotak-kotak kecil berpola simetris, biasanya kombinasi warna putih dengan warna lain.
38 Ginning Proses pemisahan serat kapas alami dari biji dan kotorannya sebelum dipintal menjadi benang.
39 Glazing Proses finishing kain untuk memberikan efek permukaan yang sangat halus dan berkilau seperti kaca.
40 Glover Needle Jarum jahit tangan khusus berkulit tebal dengan ujung segitiga tajam, digunakan untuk menjahit kulit atau sarung tangan.
41 Gondola Display Rak pajangan pakaian di toko ritel garmen yang digunakan untuk menata produk agar menarik pembeli.
42 Gore-Tex Merek dagang membran kain tahan air (waterproof) namun tetap berpori sehingga sirkulasi udara lancar (breathable).
43 Goresan Kapur Tanda sementara pada kain menggunakan kapur jahit untuk memandu proses pemotongan atau penjahitan.
44 Gorgon Istilah lokal untuk jenis kain pelapis dalam (interlining) yang kaku, biasa dipakai pada kerah kemeja.
45 Gradasi Warna Efek transisi warna dari muda ke tua atau antarwarna berbeda pada kain hasil proses celup/printing.
46 Grading Pola Proses memperbesar atau memperkecil ukuran pola baju standar (S, M, L, XL) sesuai skala ukuran.
47 Greige Kain mentah yang baru selesai ditenun atau dirajut dan belum mengalami proses pencelupan atau penyempurnaan.
48 Grosgrain Kain tenun pita berpita tebal dengan tekstur rusuk melintang yang kuat, biasa digunakan untuk tali atau aksen.
49 Gula Kain Efek lengket atau noda putih pada kain akibat sisa zat perekat (interlining) yang meleleh berlebih saat dipres.
50 Gunting Kain Gunting khusus berukuran besar dan tajam yang dirancang khusus untuk memotong lembaran kain dengan rapi.