Sektor tekstil dan garmen Mesir kini tengah berada di ambang transformasi besar yang diprediksi akan mengubah peta industri pakaian dunia. Dewan Ekspor Pakaian Jadi Mesir (AECE) secara resmi menetapkan target ambisius untuk mencapai nilai ekspor sebesar 4,4 miliar dolar AS pada tahun 2026. Target ini mencerminkan lonjakan signifikan sebesar 22 persen dibandingkan proyeksi tahun 2025 yang diperkirakan melampaui angka 3 miliar dolar AS untuk pertama kalinya dalam sejarah negara tersebut.
Peta industri tekstil dan garmen global tengah mengalami pergeseran tektonik seiring dengan ambisi besar negara-negara Afrika untuk merebut pangsa pasar dari Asia. Dalam tiga bulan terakhir, Mesir dan Kenya telah memposisikan diri mereka bukan sekadar sebagai alternatif, melainkan sebagai pusat gravitasi baru manufaktur global. Dengan keunggulan logistik ke Eropa dan akses pasar tanpa tarif ke Amerika Serikat, kedua negara ini kini menjadi magnet bagi investasi asing yang mencari stabilitas di tengah ketegangan geopolitik dunia.
Page 2 of 2