Perdagangan pasar saham Indonesia pada Rabu, 25 Maret 2026, ditutup dengan kinerja impresif setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat lonjakan signifikan. IHSG menguat sebesar 195,282 poin atau 2,75% ke level 7.302,121, meskipun sempat dibuka melemah di posisi 7.073,762. Penguatan ini mencerminkan optimisme pasar yang kembali meningkat seiring sentimen positif dari kawasan global.
Rencana pemerintah membentuk BUMN tekstil dengan investasi hingga Rp100 triliun menuai perhatian dari pelaku industri. Pemerintah melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Danantara masih mengkaji berbagai opsi, mulai dari pembentukan entitas baru hingga kerja sama strategis.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi tegas kepada emiten tekstil asal Bandung, PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT), atas pelanggaran ketentuan transaksi afiliasi dan benturan kepentingan di pasar modal.
Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali suspensi perdagangan tiga saham emiten pada Rabu (25/3), setelah sebelumnya dihentikan sementara akibat pergerakan harga yang signifikan. Keputusan ini telah diumumkan sejak akhir pekan lalu dan mulai berlaku pada sesi I perdagangan hari ini.
Upaya pemerintah dalam menekan praktik impor ilegal mulai menunjukkan hasil, meski belum sepenuhnya tuntas. Di tengah langkah reformasi yang dilakukan oleh Menteri Keuangan, pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) khususnya di sektor konveksi mulai merasakan adanya perubahan, namun tetap menghadapi tantangan serius dari celah-celah praktik perdagangan yang belum tersentuh.
- Pemerintah Tutup Pintu Thrifting Ilegal, Tekankan Perlindungan Industri Tekstil Nasional
- DPUPR Sukoharjo Dalami Dugaan Pelanggaran Batas Lahan Investor Tekstil
- Pasar Tanah Abang Ramai Jelang Lebaran, Warna Butter Yellow dan Paper Silk Diburu Pembeli
- Lonjakan Permintaan Lebaran Dorong Industri Tekstil, Namun Impor Murah Jadi Tantangan
- Industri TPT Siap Penuhi Lonjakan Permintaan Ramadan dan Lebaran
- Strategi Zara Bertahan di Tengah Krisis Industri Tekstil dan Persaingan Merek Tiongkok
- Transformasi Teknologi Jadi Kunci Daya Saing Industri Tekstil Indonesia
Page 40 of 124
- You are here:
- Home
Terpopuler
- Peserta Pameran Global dari Berbagai Sub-sektor Dipastikan Hadir di Cinte Techtextil China 2025
- Stabilitas Pasar Kapas Global: Harga Acuan Dunia Bergerak Terbatas di Akhir 2025
- Kaleidoskop Tekstil dan Produk Tekstil 2025
- Intertextile Shanghai Edisi Musim Semi 2026 Kembali Digelar: Soroti Tren Pasar Mendatang, Inovasi, AI, dan Sustainability
- Industri Tekstil Hadapi Tahun Penentuan, Kendala Masih Membayangi Optimisme 2026
- Industri Tekstil 2025 di Persimpangan Jalan: Ketika Raksasa Satu per Satu Tumbang
- Yarn Expo Spring 2026 Soroti Transformasi Industri Menuju Masa Depan Benang dan Serat yang Berkelanjutan
Pustaka
- Sejarah Serat Buatan (Man-Made Fibres)
- Sumbu Perlawanan di Atas Sehelai Kain: Sejarah Industri Tekstil Jawa Tengah dan Gerakan Syarikat Dagang Islam H. Samanhudi
- Menapak Jejak Kota Senter: Sejarah Industri Tekstil Majalaya dari Alat Tenun Gedogan hingga Era Modern
- Sejarah Tekstil Indonesia dari Masa Kuno hingga Era Modern
- Sejarah Industri Tekstil Dunia yang Mengubah Wajah Manusia