Saham–saham emiten sektor tekstil kompak mencatatkan penguatan signifikan seiring dengan kabar suntikan dana pemerintah sebesar Rp101 triliun untuk industri tekstil nasional. Sentimen positif tersebut mendorong minat beli investor terhadap saham-saham tekstil pada perdagangan Kamis (15/1/2026).

Sejumlah saham tekstil mencatatkan lonjakan tajam. Saham PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) melesat 34,15% ke level Rp110 per saham. Penguatan serupa terjadi pada saham PT Ever Shine Textile Tbk (ESTI) yang naik 34,75% ke harga Rp190 per saham, serta saham PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) yang menguat 34,5% ke level Rp183 per saham. Sementara itu, saham PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) juga mencatatkan kenaikan 24,7% ke harga Rp3.480 per saham.

Penguatan turut terjadi pada saham PT Golden Flower Tbk (POLU) yang naik 19,9% ke level Rp27.100 per saham. Saham PT Trisula International Tbk (TRIS) melesat 16,6% ke harga Rp238 per saham, sedangkan saham PT Argo Pantes Tbk (ARGO) menguat 13,5% ke level Rp1.215 per saham.

Selain itu, saham PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO) menguat 10% ke harga Rp605 per saham. Saham PT Pan Brothers Tbk (PBRX) naik 8,9% ke level Rp61 per saham, disusul saham PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY) yang menguat 8,88% ke harga Rp49 per saham. Adapun saham PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM) turut menguat 5,74% ke level Rp3.130 per saham.

Kenaikan saham-saham tekstil tersebut sejalan dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup menguat 0,47% ke level 9.075 pada perdagangan Kamis (15/1/2026). Penguatan IHSG mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek perekonomian dan dukungan kebijakan pemerintah.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan suntikan dana sebesar Rp101 triliun untuk industri tekstil. Dana tersebut direncanakan digunakan dalam pembentukan BUMN tekstil baru yang akan dikelola oleh Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai bagian dari upaya memperkuat dan menyelamatkan industri tekstil nasional.