Perusahaan investasi Trisula Group resmi memperluas portofolio bisnisnya di sektor properti dengan menjadi mitra strategis sekaligus pemegang saham pengembang Easton Urban Kapital. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang kedua perusahaan untuk memperkuat pertumbuhan bisnis melalui tata kelola yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Trisula Group dikenal sebagai perusahaan induk investasi yang memiliki berbagai lini usaha, mulai dari industri tekstil dan garmen, ritel pakaian, seragam korporat, hingga properti dan perhotelan, termasuk pengelolaan Ciputra International. Masuknya Trisula sebagai investor diharapkan mampu memperkuat fondasi bisnis Easton dalam menghadapi persaingan industri properti.

Direktur Utama Easton Group, William Liusudarso, mengatakan kerja sama tersebut tidak hanya berorientasi pada penyertaan modal, tetapi juga bertujuan membangun perusahaan dengan sistem tata kelola yang semakin transparan dan profesional.

Menurutnya, Trisula hadir sebagai mitra strategis yang memiliki pengalaman luas dalam mengembangkan berbagai sektor usaha. Kesamaan visi antara kedua perusahaan menjadi landasan utama dalam membangun kolaborasi yang bersifat jangka panjang.

William menjelaskan, dana investasi yang diperoleh dari kemitraan ini akan dimanfaatkan untuk memperkuat struktur keuangan perusahaan, mempercepat penyelesaian proyek yang sedang berjalan, mendukung pengembangan proyek-proyek baru, serta mempersiapkan fase ekspansi bisnis berikutnya.

Di sisi lain, Trisula Group melalui anak usahanya, PT Damai Cipta Mandiri, memandang sektor properti masih memiliki prospek pertumbuhan yang menjanjikan dalam jangka panjang. Karena itu, perusahaan memutuskan bergabung dengan Easton sebagai bagian dari strategi investasi berkelanjutan.

Trisula menilai Easton berhasil menunjukkan kinerja usaha yang positif dan pertumbuhan bisnis yang konsisten, sehingga dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang di tengah dinamika industri properti nasional.

Direktur Utama PT Damai Cipta Mandiri, Jastin Iskandar, mengungkapkan bahwa kemitraan tersebut juga didukung hubungan baik yang telah terjalin sebelumnya. Hubungan tersebut menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan dan memperluas sinergi bisnis di masa mendatang.

Ia menambahkan, kedua perusahaan memiliki kesamaan nilai dan komitmen dalam menjalankan bisnis, terutama dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik. Keselarasan tersebut diyakini akan meningkatkan efektivitas kolaborasi sekaligus menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Melalui kolaborasi ini, Trisula dan Easton berharap dapat menghadirkan berbagai peluang pengembangan bisnis yang lebih inovatif dengan menggabungkan pengalaman Easton sebagai pengembang properti dan kompetensi Trisula dalam membangun perusahaan yang berorientasi pada tata kelola yang kuat.

Kedua perusahaan optimistis kemitraan tersebut tidak hanya mampu menghasilkan pertumbuhan bisnis yang sehat dan menguntungkan, tetapi juga membangun kerja sama jangka panjang yang memberikan dampak positif serta mendukung keberlanjutan pengembangan sektor properti di Indonesia.