Epson Indonesia memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi industri tekstil digital dengan meluncurkan printer dye-sublimation terbaru, SureColor SC-F20030. Produk tersebut diperkenalkan pada ajang Surabaya Printing Expo (SPE) 2026 sebagai solusi bagi pelaku industri yang membutuhkan proses produksi lebih cepat, efisien, dan mampu menghasilkan kualitas cetak yang konsisten dalam skala besar.
Printer industri berukuran 76 inci ini dirancang untuk mendukung kebutuhan produsen tekstil maupun penyedia layanan print-on-demand yang menghadapi permintaan pasar semakin beragam. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mempercepat adopsi proses produksi tekstil berbasis teknologi digital.
Head of Vertical Business Epson Indonesia, Ario Aditya, mengatakan digitalisasi telah menjadi kebutuhan utama bagi industri tekstil agar tetap mampu bersaing di pasar global.
"Pelaku industri kini dituntut mampu memproduksi lebih cepat, lebih fleksibel, dan tetap menjaga kualitas secara konsisten. Di Epson, kami terus mengembangkan inovasi yang membantu pelanggan menghadapi perubahan tersebut, sehingga mereka dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menjalankan proses produksi yang lebih efisien dan berkelanjutan," ujar Ario.
Menurut laporan Epson-IDC Digital Textile Printing Trends in Southeast Asia, teknologi digital dye-sublimation mampu meningkatkan pertumbuhan pendapatan penyedia layanan cetak hingga delapan kali lebih cepat dibandingkan metode sablon konvensional. Selain meningkatkan efisiensi produksi, teknologi ini juga membuka peluang di berbagai segmen bernilai tambah seperti pakaian olahraga, fesyen, dekorasi interior, hingga industri alas kaki.
SureColor SC-F20030 merupakan pengembangan dari seri sebelumnya, SC-F11030, dengan peningkatan performa yang signifikan. Printer ini dibekali delapan printhead PrecisionCore MicroTFP yang mampu menghasilkan kecepatan cetak hingga 306 meter persegi per jam pada resolusi 600 x 600 dpi, sehingga cocok untuk kebutuhan produksi berkapasitas tinggi.
Untuk mendukung operasional yang berkelanjutan, Epson melengkapinya dengan sistem bulk ink berkapasitas 10 liter yang memiliki fitur hot swap. Teknologi tersebut memungkinkan penggantian kantong tinta dilakukan tanpa menghentikan proses pencetakan sehingga waktu henti produksi (downtime) dapat ditekan seminimal mungkin.
SC-F20030 juga dilengkapi sistem pengering internal dua sisi, sistem pengelolaan debu terintegrasi, serta pilihan Jumbo Roll dan Jumbo Reel yang mampu menopang media hingga 300 kilogram. Berbagai fitur tersebut dirancang untuk menjaga stabilitas produksi, mengurangi limbah, sekaligus memastikan kualitas hasil cetak tetap optimal.
Selain itu, Epson menghadirkan fitur self-service maintenance yang memungkinkan operator mengganti sejumlah komponen penting, seperti printhead dan anti-drying cap, secara mandiri melalui panduan diagnostik yang tersedia pada printer. Fitur ini diharapkan dapat mempercepat penanganan kendala teknis sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap layanan servis.
SureColor SC-F20030 resmi diperkenalkan kepada pasar Indonesia melalui Surabaya Printing Expo (SPE) 2026 yang berlangsung pada 8–11 Juli 2026 di Grand City Convex, Surabaya. Setelah peluncuran tersebut, printer ini akan dipasarkan melalui jaringan dealer resmi Epson di seluruh Indonesia.