Semangat keberlanjutan turut mewarnai penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) 2026. Di tengah kemeriahan acara yang berlangsung di Istora Senayan pada 22 Oktober 2026, sebuah inisiatif pengumpulan jersey bekas layak pakai menarik perhatian pengunjung. Melalui program Jersey Collection Donation Box, masyarakat diajak memperpanjang masa guna pakaian sekaligus mengurangi limbah tekstil.

Kotak donasi tersebut ditempatkan di salah satu instalasi tenant JRF 2026. Kehadirannya semakin mencuri perhatian dengan petugas berkostum hijau yang menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan. Tak hanya hadir secara langsung di lokasi acara, kampanye ini juga disebarluaskan melalui media sosial untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

Arah Environmental, selaku official waste management partner JRF 2026, kembali menghadirkan program Jersey Collection Donation Box sebagai bagian dari upaya mendorong gaya hidup yang lebih berkelanjutan. Melalui inisiatif ini, para pelari dan pengunjung festival diajak menyumbangkan jersey yang masih layak pakai agar dapat dimanfaatkan kembali oleh orang lain.

Dalam unggahan Instagramnya, Arah Environmental menyampaikan bahwa program ini bertujuan memperpanjang masa penggunaan pakaian dan mengurangi limbah tekstil. Jersey yang didonasikan tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk memiliki kehidupan kedua, tetapi juga diharapkan dapat membawa manfaat bagi penerimanya.

Inisiatif tersebut juga mengusung konsep second life jersey, yakni memberikan kesempatan bagi pakaian olahraga untuk kembali digunakan. Lebih dari sekadar mengurangi sampah tekstil, program ini menjadi sarana berbagi semangat olahraga sekaligus mendukung talenta muda dalam meraih prestasi.

Melalui ajakan donasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari tindakan sederhana. Menyumbangkan jersey yang sudah tidak digunakan, tetapi masih dalam kondisi baik, menjadi salah satu langkah nyata untuk mengurangi potensi limbah pakaian.

Program ini hadir di tengah besarnya antusiasme masyarakat terhadap JRF 2026. Festival lari tersebut diikuti lebih dari 37.000 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Berlangsung pada 22–25 Oktober 2026, JRF menghadirkan empat kategori lomba, yaitu 5K, 10K, Half Marathon, dan Full Marathon.

Selain menjadi ajang olahraga, JRF 2026 juga memberikan kontribusi terhadap perekonomian Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat penyelenggaraan festival tersebut menghasilkan dampak ekonomi yang cukup signifikan, terlebih pelaksanaannya berdekatan dengan konser musisi Kanye West atau Ye.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa konser Ye memberikan dampak ekonomi sekitar Rp450 miliar, sedangkan Jakarta Running Festival menyumbang sekitar Rp175 miliar. Dengan demikian, kedua kegiatan tersebut diperkirakan menghasilkan dampak ekonomi mencapai Rp625 miliar.

“Ye kurang lebih Rp450 miliar, kemudian Jakarta Running Festival Rp175 miliar. Kalau dijumlahkan kurang lebih Rp625 miliar,” ujar Pramono Anung di Jakarta, Senin (26/10/2026).

Di balik kemeriahan dan dampak ekonomi yang dihasilkan, kehadiran Jersey Collection Donation Box menjadi pengingat bahwa acara berskala besar juga dapat menjadi ruang untuk menyebarkan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kolaborasi antara penyelenggara, mitra pengelolaan sampah, pelari, dan masyarakat, kebiasaan mendonasikan pakaian layak pakai diharapkan dapat terus berkembang.

Sebab, setiap jersey yang kembali digunakan merupakan langkah kecil untuk mengurangi limbah tekstil dan menciptakan dampak positif yang lebih panjang bagi lingkungan maupun sesama.