Meskipun tim nasional Bangladesh tidak berpartisipasi dalam putaran final Piala Dunia 2026, jejak negara tersebut tetap terasa kuat di panggung sepak bola paling bergengsi di dunia. Hal ini terbukti ketika tim nasional Cape Verde tampil dalam pertandingan debut Piala Dunia mereka melawan Spanyol di Atlanta, dengan mengenakan jersey yang diproduksi di Bangladesh. Jersey tersebut merupakan hasil produksi Garments Manufacturing and Assembling Ltd (GMA), sebuah pabrik yang berbasis di area Turag, Dhaka.
Pihak GMA mengungkapkan bahwa mereka telah menyuplai sebanyak 5.000 jersey pemain kepada tim Cape Verde melalui perusahaan pakaian olahraga asal New York, Capelli Sport. Tidak hanya itu, GMA juga mengekspor 13.000 jersey pendukung untuk berbagai negara melalui mitra yang sama. Menurut Manajer GMA, Showmik Barmon, pemesanan ini dilakukan pada bulan Januari tahun ini dan seluruh pesanan telah dikirimkan ke Cape Verde pada bulan Maret. Keberhasilan ini menjadi catatan istimewa bagi GMA yang didirikan pada tahun 2019, karena ini adalah kali pertama perusahaan tersebut menyuplai jersey pemain untuk ajang FIFA World Cup.
Pembuatan jersey sepak bola tingkat profesional ini tentu memerlukan standar kualitas yang tinggi. Jersey tersebut menggunakan kain Coolmax, sebuah material khusus yang dirancang untuk mengurangi keringat selama pertandingan berlangsung. Untuk memenuhi spesifikasi tersebut, GMA bekerja sama dengan raksasa garmen lokal, Youngone Corporation, yang menyediakan kain dari benang khusus impor. Setiap jersey pemain diketahui dijual dengan harga 8 dolar AS.
Keberhasilan ini semakin mempertegas posisi Bangladesh sebagai salah satu pemasok garmen terkemuka di dunia setelah Tiongkok. Bangladesh telah lama membangun reputasi dalam menyuplai pakaian untuk berbagai ajang olahraga internasional, termasuk Piala Dunia sepak bola dan kriket. Presiden Asosiasi Produsen dan Eksportir Pakaian Rajut Bangladesh (BKMEA), Mohammad Hatem, menyatakan bahwa meski ekspor jersey cenderung meningkat setiap empat tahun saat Piala Dunia berlangsung, Bangladesh sebenarnya melakukan ekspor pakaian olahraga hampir setiap hari.
Industri garmen Bangladesh kini telah menjadi destinasi utama bagi banyak merek global karena kemampuannya dalam memproduksi barang bernilai tambah tinggi dengan fasilitas produksi yang mumpuni. Popularitas produk garmen dari Bangladesh pun kian meningkat di mata penggemar sepak bola Eropa, terutama di kalangan pendukung muda yang rutin menghadiri pertandingan klub. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi GMA, tetapi juga menunjukkan kapabilitas industri manufaktur Bangladesh yang mampu bersaing dan memenuhi standar tinggi di kancah internasional.