Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia menunjukkan tren pemulihan yang semakin kuat sepanjang 2026. Selain mencatat pertumbuhan di atas rata-rata industri pengolahan nonmigas, sektor ini juga berhasil menarik investasi hingga Rp11,40 triliun pada semester I 2026, mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap prospek industri nasional.
Pemerintah terus mengupayakan penurunan tarif ekspor produk tekstil, garmen, dan alas kaki Indonesia ke Amerika Serikat hingga menjadi 0 persen sebagai langkah meningkatkan daya saing industri nasional di pasar global. Langkah tersebut dilakukan di tengah penerapan tarif tambahan sebesar 10 persen oleh pemerintah Amerika Serikat melalui kebijakan Section 301 yang berkaitan dengan larangan impor barang hasil kerja paksa (forced labor).
Majelis Rayon Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Tekstil menyoroti semakin beratnya tekanan yang dihadapi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional. Organisasi tersebut menilai berbagai indikator ekonomi menunjukkan adanya gejala deindustrialisasi yang semakin nyata, terutama di Jawa Tengah yang selama ini dikenal sebagai pusat pertumbuhan industri tekstil Indonesia.
Industri tekstil dan pakaian jadi (TPT) Indonesia menunjukkan kinerja yang semakin menguat pada kuartal II-2026. Sektor ini berhasil mencatat pertumbuhan sebesar 6,36 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), meningkat dibandingkan capaian kuartal I-2026 yang berada di angka 4,86 persen.
Pameran Indo Leather & Footwear (ILF) Expo dan Indo Garment & Textile (IGT) Expo 2026 resmi digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 5–7 Agustus 2026. Ajang yang diselenggarakan oleh Krista Exhibitions ini menjadi wadah kolaborasi bagi pelaku industri kulit, alas kaki, garmen, dan tekstil untuk memperkenalkan inovasi teknologi, memperluas jaringan bisnis, serta memperkuat daya saing industri manufaktur nasional.
Page 2 of 124