Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI) menyoroti lemahnya penegakan hukum terhadap dugaan praktik dumping dan impor ilegal yang dinilai semakin menekan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional. Kondisi tersebut diklaim turut berkontribusi terhadap penutupan lebih dari 100 perusahaan dan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan ribu pekerja dalam empat tahun terakhir.

Tren fast fashion yang mendorong pergantian gaya berpakaian secara cepat berpotensi meningkatkan penumpukan limbah tekstil. Pakaian yang masih layak pakai kerap tidak lagi digunakan karena perubahan tren, sehingga diperlukan alternatif pemanfaatan agar masa pakainya dapat diperpanjang. Menanggapi persoalan tersebut, REKA Project mengajak generasi muda mengenal praktik upcycling dengan mengolah pakaian lama menjadi produk baru yang memiliki nilai guna.

Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan alasan Danantara berencana masuk ke bisnis tekstil, yakni untuk mendorong penciptaan lapangan kerja sekaligus memperkuat industri tekstil nasional. Danantara berencana membangun industri tekstil sendiri dan tetap membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta dalam pengembangannya.

Pasar daur ulang tekstil global diproyeksikan mengalami pertumbuhan signifikan dalam satu dekade mendatang. Nilai pasar yang diperkirakan mencapai USD 6,4 miliar pada 2026 berpotensi meningkat menjadi USD 14,2 miliar pada 2036, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan atau Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 7,5%.

Circular Fashion Partnership (CFP) Indonesia menggelar acara penutupan program di Wisma Habibie Ainun, Jakarta, Rabu (7/10/2026), menandai berakhirnya rangkaian kegiatan selama dua tahun dalam mendorong pengembangan ekosistem tekstil sirkular di Indonesia. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian program sekaligus membahas keberlanjutan kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam memperkuat pengelolaan dan daur ulang limbah tekstil.