Maybank Marathon 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi lari yang diikuti ribuan pelari dari berbagai negara. Ajang yang berlangsung di Bali tersebut juga membawa agenda keberlanjutan melalui berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan limbah tekstil, pemberdayaan masyarakat, hingga upaya mengurangi jejak emisi.

Salah satu aktivitas keberlanjutan terlihat di area Sustainability Pavilion di race village Maybank Marathon 2026, Bali United Training Center, Gianyar, Bali. Sejumlah kain hasil pengolahan kembali limbah tekstil dipajang dengan beragam motif. Di area yang sama, tersedia pula keranjang bertuliskan Textile Waste Drop Off untuk menampung limbah tekstil.

Kehadiran pengelolaan limbah tekstil tersebut merupakan bagian dari aktivitas Rekynd, sebuah perusahaan sosial yang bergerak dalam pengelolaan limbah tekstil. Berbagai program yang dijalankan meliputi textile waste management, clothes swap event, charity bazaar, thrift by kilogram, repair corner, workshop, hingga sharing session.

Berdasarkan informasi yang ditampilkan di lokasi, hingga Agustus 2025 lebih dari 20.000 pakaian dengan bobot sekitar 7 ton telah diselamatkan agar tidak berakhir di tempat pembuangan akhir. Selain itu, lebih dari 4.500 orang telah mendapatkan edukasi melalui berbagai program pengelolaan limbah tekstil.

Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan mengatakan, agenda keberlanjutan telah menjadi bagian dari penyelenggaraan Maybank Marathon. Menurutnya, kegiatan olahraga berskala besar perlu diiringi dengan perhatian terhadap aspek lingkungan dan sosial.

"Setiap acara Maybank Marathon pasti selalu kami kemas juga dengan acara peduli lingkungan atau berkelanjutan (sustainability)," kata Steffano di Gianyar, Bali, akhir pekan lalu.

Upaya keberlanjutan tersebut juga diwujudkan melalui gerakan Jejak Hijau yang membawa isu lingkungan lebih dekat kepada pelari, masyarakat, dan pengunjung yang hadir dalam rangkaian Maybank Marathon.

Skala penyelenggaraan lomba turut menjadi alasan pentingnya pengelolaan dampak lingkungan. Maybank Marathon 2026 diikuti 14.100 pelari dari 46 negara. Sejalan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, Maybank mulai melakukan penghitungan jejak emisi yang dihasilkan dari penyelenggaraan marathon.

Pengukuran emisi tersebut menjadi salah satu dasar dalam menyusun langkah dekarbonisasi untuk mencapai target menjadikan Maybank Marathon sebagai ajang marathon netral karbon pada 2030.

Head of Sustainability Maybank Indonesia Maria Trifanny Fransiska mengatakan, agenda keberlanjutan dalam Maybank Marathon mencakup tiga pilar utama, yakni pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta lingkungan dan dekarbonisasi.

Implementasinya dilakukan melalui berbagai kegiatan, termasuk pengelolaan sampah dan plogging, yaitu aktivitas berlari sembari memungut sampah. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran peserta dan masyarakat terhadap persoalan sampah sekaligus mendorong keterlibatan langsung dalam menjaga lingkungan.

Aspek pemberdayaan masyarakat juga menjadi bagian dari Sustainability Day 2026. Salah satunya melalui Maybank Women Eco-Weavers (MWEW), program Maybank Foundation yang tahun ini memasuki satu dekade pelaksanaan. Program tersebut berfokus pada pemberdayaan perempuan sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi menenun.

Dalam Sustainability Day 2026, perjalanan MWEW ditampilkan melalui berbagai kegiatan, mulai dari apresiasi, gelar wicara hingga lokakarya menenun. Program lainnya adalah Jejak Hijau Desa Sanding yang diarahkan untuk mendorong transformasi Desa Sanding menjadi desa berkelanjutan.

Sementara itu, Piduh Charity Program ditujukan untuk memberdayakan 100 generasi muda, penyandang disabilitas, dan anak yatim di Bali.

Berbagai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan Maybank Marathon tidak hanya berorientasi pada pencapaian para pelari di garis finis. Agenda keberlanjutan turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dengan membawa isu lingkungan dan pemberdayaan masyarakat kepada ribuan peserta serta pengunjung.

Dari pengelolaan limbah tekstil, pengurangan sampah, pemberdayaan perempuan, hingga penghitungan emisi, berbagai upaya tersebut menjadi bagian dari perjalanan Maybank Marathon menuju target yang lebih panjang, yakni menjadi ajang marathon netral karbon pada 2030.