Senayan menyoroti situasi genting bagi industri tekstil dalam negeri yang terancam bangkrut karena gelombang produk impor ilegal yang masif. Kementerian Perdagangan (Kemendag) diminta untuk segera mengambil tindakan guna menyelamatkan industri tekstil dari kehancuran akibat serbuan produk asing ilegal. Diperkirakan, sekitar 29 ribu kontainer produk tekstil ilegal memasuki Indonesia setiap tahunnya. Anggota Komisi VI DPR, Darmadi Durianto, menegaskan bahwa pelaku usaha tekstil lokal mengalami kesulitan yang sangat serius akibat persaingan dari produk luar negeri, khususnya dari China. Hal ironis terjadi saat pemerintah tidak memiliki kebijakan yang mampu menolong industri lokal yang terancam bangkrut.
Data perdagangan Indonesia dengan Grenada pada tahun yang berakhir pada Desember 2022 mengungkapkan penurunan tajam dalam impor tekstil, bernilai hanya US$1.000, turun drastis sebesar 98,18% dari impor tahun sebelumnya sebesar US$55.000. Selama dekade terakhir, perdagangan impor Indonesia dari Grenada telah menurun secara signifikan. Rentangnya mulai dari yang terendah sebesar US$1.000 hingga puncaknya sebesar US$373.000 dalam impor. Dari 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Grenada, 39 produk memiliki nilai lebih dari satu miliar dolar. Sebagian besar produk impor dari wilayah ini sejalan dengan barang yang juga diimpor dari negara lain, dengan jumlah produk serendah satu.
Industri garmen Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah, mendapat dorongan besar dari pemerintah dalam bentuk dukungan fasilitas kepabeanan. Dalam sebuah seminar yang diadakan oleh Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) di Hotel Ciputra Semarang pada tanggal 28 November 2023, Bea Cukai Tanjung Emas turut serta memperkenalkan langkah-langkah yang mendukung pertumbuhan industri ini. Seminar bertajuk "Transforming Indonesia’s Garment Manufacturing Industry: Harnessing Technology for Growth, Agility, and Revenue Optimization" menjadi ajang penting bagi para perwakilan perusahaan garmen dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Fokus utamanya adalah bagaimana teknologi dapat menjadi kunci pertumbuhan, kecepatan, dan optimalisasi pendapatan dalam industri tekstil.
Page 401 of 415