Industri tekstil global dalam beberapa tahun terakhir menghadapi berbagai tekanan, mulai dari perubahan perilaku konsumen, meningkatnya biaya produksi, hingga persaingan ketat dari merek fast fashion berbasis digital asal Tiongkok. Namun di tengah kondisi tersebut, salah satu merek fesyen global, Zara, justru mampu mempertahankan kinerja bisnis yang kuat dan terus mencetak pertumbuhan.
- Transformasi Teknologi Jadi Kunci Daya Saing Industri Tekstil Indonesia
- Impor Limbah Tekstil dari AS Picu Pro dan Kontra di Dalam Negeri
- Transformasi Digital Jadi Kunci Kebangkitan Industri Tekstil Indonesia
- Toko Bombay Tekstil Banjarmasin Tawarkan Beragam Pilihan Kain untuk Masyarakat
- Industri TPT dan Alas Kaki Siap Sambut Lonjakan Konsumsi Lebaran
- Ekonom UNAIR Ingatkan Risiko dan Peluang di Balik Perjanjian Tarif RI–AS
- Industri Tekstil Nasional Optimistis Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jelang Lebaran
Page 34 of 116
- You are here:
- Home
Terpopuler
- Peserta Pameran Global dari Berbagai Sub-sektor Dipastikan Hadir di Cinte Techtextil China 2025
- Stabilitas Pasar Kapas Global: Harga Acuan Dunia Bergerak Terbatas di Akhir 2025
- Intertextile Shanghai Edisi Musim Semi 2026 Kembali Digelar: Soroti Tren Pasar Mendatang, Inovasi, AI, dan Sustainability
- Kaleidoskop Tekstil dan Produk Tekstil 2025
- Industri Tekstil Hadapi Tahun Penentuan, Kendala Masih Membayangi Optimisme 2026
- Industri Tekstil 2025 di Persimpangan Jalan: Ketika Raksasa Satu per Satu Tumbang
- Yarn Expo Spring 2026 Soroti Transformasi Industri Menuju Masa Depan Benang dan Serat yang Berkelanjutan
Pustaka
- Sejarah Serat Buatan (Man-Made Fibres)
- Sumbu Perlawanan di Atas Sehelai Kain: Sejarah Industri Tekstil Jawa Tengah dan Gerakan Syarikat Dagang Islam H. Samanhudi
- Menapak Jejak Kota Senter: Sejarah Industri Tekstil Majalaya dari Alat Tenun Gedogan hingga Era Modern
- Sejarah Tekstil Indonesia dari Masa Kuno hingga Era Modern
- Sejarah Industri Tekstil Dunia yang Mengubah Wajah Manusia