Korrun Group (Shanghai Korrun Co., Ltd.) bersama organisasi pecinta lingkungan PA Acasia (Aku Cinta Alam Indonesia) Desa Sengonbugel menggelar kegiatan pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon dan pelepasan burung di area parkir pabrik Korrun Group, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendorong terciptanya kawasan industri yang lebih hijau, lestari, dan nyaman bagi masyarakat. Sebanyak 100 bibit pohon dari berbagai jenis ditanam dalam kegiatan tersebut, sementara pelepasan burung dilakukan sebagai simbol kebebasan dan komitmen bersama untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

Semangat kegiatan tersebut dituangkan dalam pesan, “Tanam hari ini untuk bumi esok, lepaskan burung untuk langit yang lebih bebas, dan bersama-sama jaga alam demi masa depan kita semua. Satu aksi, sejuta manfaat untuk bumi dan kehidupan.”

Kegiatan dihadiri R. Cahyo Ahdiyatman dari Korrun Group, jajaran manajemen Korrun Group, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara, Forkopimcam Mayong, Sekretaris Kecamatan Mayong Umar Said, Koramil 05/Mayong, Polsek Mayong, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Koordinator PA Acasia Syaiful Hd, S.T. mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara perusahaan industri dan organisasi pecinta alam untuk memperkuat kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Menurutnya, PA Acasia bekerja sama dengan PT Formosa Bag Indonesia, perusahaan manufaktur tas yang berada di bawah naungan Korrun Group. Pabrik tersebut merupakan salah satu fasilitas manufaktur Korrun Group di Jepara dan berlokasi di Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong.

Syaiful mengapresiasi dukungan Korrun Group terhadap kegiatan pelestarian lingkungan. Ia menilai kolaborasi antara dunia industri, organisasi masyarakat, pemerintah, dan masyarakat sekitar diperlukan untuk memastikan perkembangan kawasan industri tetap berjalan dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

“PA Acasia merupakan NGO atau LSM yang sejak 44 tahun lalu telah berperan aktif dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup. Ini membuktikan bahwa PA Acasia bisa menjadi contoh dan barometer bagi organisasi masyarakat atau LSM lainnya di Jepara untuk berkontribusi dan berperan aktif mendukung program pemerintah, termasuk program pelestarian lingkungan hidup,” ujar Syaiful.

R. Cahyo Ahdiyatman dari Korrun Group turut mengapresiasi peran PA Acasia dalam membangun hubungan antara perusahaan dan masyarakat. Menurutnya, kegiatan bersama tersebut dapat memperkuat komitmen berbagai pihak untuk menjaga lingkungan di tengah perkembangan kawasan industri Kecamatan Mayong.

Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Kecamatan Mayong Umar Said yang mewakili Camat Mayong. Ia berharap kegiatan yang dilakukan Korrun Group dan PA Acasia dapat menjadi contoh bagi perusahaan industri lainnya yang beroperasi di wilayah tersebut.

“Semoga kegiatan yang dilakukan PA Acasia bersama Korrun Group ini bisa menjadi contoh dan barometer bagi perusahaan industri lainnya. Kecamatan Mayong saat ini menjadi salah satu kawasan industri dan tentunya tanggung jawab untuk melindungi serta melestarikan lingkungan hidup menjadi tanggung jawab bersama,” kata Umar.

Syaiful menegaskan PA Acasia pada dasarnya mendukung keberadaan perusahaan manufaktur di Jepara karena sektor industri memiliki peran penting dalam membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Namun, ekspansi dan perkembangan industri perlu diiringi dengan perhatian terhadap dampak lingkungan.

“Kita juga mendukung perluasan lahan pabrik agar semakin luas dan tentunya akan mampu menyerap tenaga kerja yang lebih besar. Namun, dari sisi pelestarian lingkungan hidup tetap harus menjadi perhatian bersama, baik oleh Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Jepara, manajemen perusahaan, komunitas pecinta alam maupun warga masyarakat terdampak,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Korrun Group dan DLH Jepara yang telah berkolaborasi dengan PA Acasia dalam mendorong penerapan konsep industri yang lebih ramah lingkungan di Jepara.

Menurut Syaiful, keterlibatan perusahaan dalam kegiatan penghijauan diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat menjadi bagian dari komitmen jangka panjang dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar kawasan industri.

Ia berharap perusahaan lain yang beroperasi di Desa Sengonbugel maupun kawasan Kecamatan Mayong dapat mengikuti langkah serupa dengan berkontribusi secara aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan.

“Keberadaan industri harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan agar tercipta lingkungan hidup yang sesuai, layak, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Syaiful juga mengingatkan perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan investor agar mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mempertimbangkan keberlanjutan ekosistem dan kepentingan generasi mendatang.

“Pembangunan berkelanjutan harus mampu memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan hak atau kemampuan generasi masa depan dalam memenuhi kebutuhan mereka. Prinsip tersebut harus diwujudkan dengan menjaga keseimbangan ekosistem, melestarikan alam, mencegah kerusakan lingkungan, serta memadukan aspek lingkungan atau ekologi, sosial, dan ekonomi secara selaras,” jelasnya.

Kegiatan penghijauan kemudian dilanjutkan dengan penanaman 100 bibit pohon oleh perwakilan tamu undangan. Acara juga diisi dengan pelepasan berbagai jenis burung sebagai simbol komitmen bersama untuk menjaga kelestarian alam.

Kolaborasi Korrun Group dan PA Acasia tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara sektor industri, pemerintah, komunitas lingkungan, dan masyarakat dalam menciptakan kawasan industri Kecamatan Mayong yang tidak hanya produktif dan mampu menyerap tenaga kerja, tetapi juga tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.