Kinerja PT Trisula International Tbk (TRIS) terus menunjukkan tren positif seiring dengan pulihnya industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional. Pada kuartal III tahun 2025, perusahaan berhasil mencatatkan lonjakan penjualan dan laba bersih dua digit, menegaskan posisi TRIS sebagai salah satu pemain utama di sektor TPT Indonesia.

Asosiasi Garment dan Tekstil Indonesia (AGTI) menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan fondasi penting untuk memperkuat industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional. Sinergi antara pengusaha, pemerintah, dan serikat pekerja dinilai menjadi kunci untuk membangun ekosistem industri yang tangguh dan berkelanjutan.

Tren positif di sektor manufaktur Indonesia belum sepenuhnya mencerminkan kondisi yang merata di semua subsektor industri. Meski Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur dan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) menunjukkan ekspansi pada Oktober 2025, sejumlah sektor seperti tekstil dan karet masih menghadapi tekanan berat akibat mahalnya bahan baku, lemahnya konsumsi, dan ketidakpastian regulasi.

Pemerintah berkomitmen menekan masuknya pakaian bekas impor demi melindungi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dalam negeri. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa langkah ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Negara pada Selasa (4/11/2025).

Langkah tegas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk memberantas peredaran pakaian bekas impor atau thrifting ilegal disambut positif oleh para pelaku industri tekstil dan garmen nasional. Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI) bahkan langsung mendatangi kantor Purbaya untuk menyampaikan dukungan sekaligus membahas strategi penguatan daya saing industri tekstil dalam negeri.