Industri busana Turkiye akhirnya mencatatkan angin segar di tengah tantangan ekonomi global yang menekan sektor ekspor selama beberapa waktu terakhir. Data dari Trademap menunjukkan bahwa meskipun total ekspor busana sepanjang semester pertama tahun 2026 mengalami penurunan, momentum pertumbuhan yang kuat justru terlihat pada bulan Juni, memberikan optimisme baru bagi para pelaku industri di negara tersebut.

Secara kumulatif, selama periode Januari hingga Juni 2026, ekspor busana Turkiye tercatat sebesar 7,794 miliar dolar AS. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 1,78 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 7,934 miliar dolar AS. Penurunan ini mencakup dua kategori utama, yakni busana rajut dan kaitan (HS 61) yang merosot 0,8 persen menjadi 4,504 miliar dolar AS, serta busana tenun dan aksesori pakaian (HS 62) yang terkoreksi 3,1 persen menjadi 3,288 miliar dolar AS.

Namun, narasi di balik angka-angka tersebut berubah drastis saat memasuki bulan Juni 2026. Permintaan luar negeri yang membaik memicu lonjakan pengiriman keluar yang signifikan, sekaligus berhasil menipiskan akumulasi penurunan yang sempat tercatat di awal tahun. Pada bulan tersebut, ekspor busana rajut melonjak tajam sebesar 14,0 persen menjadi 794,50 juta dolar AS, sementara ekspor busana tenun melesat 15,7 persen mencapai 535,53 juta dolar AS. Secara keseluruhan, gabungan ekspor kedua kategori tersebut mencapai 1,330 miliar dolar AS, meningkat 14,75 persen dibandingkan bulan Juni 2025.

Performa gemilang di bulan Juni ini tercatat sebagai pertumbuhan bulanan terkuat di sepanjang tahun 2026. Meskipun pemulihan ini belum sepenuhnya mampu menutupi lesunya pengiriman pada bulan-bulan awal tahun, angka-angka tersebut memberikan indikasi kuat mengenai meningkatnya momentum bagi sektor busana Turkiye. Keberhasilan mempertahankan tren pertumbuhan ini dalam beberapa bulan mendatang akan menjadi faktor krusial bagi negara tersebut untuk kembali mencatatkan pertumbuhan ekspor yang positif di paruh kedua tahun 2026.

Perkembangan terkini ini menjadi titik balik penting setelah industri busana Turkiye melewati tahun 2025 yang menantang. Sepanjang tahun 2025, total ekspor busana sempat turun 6,26 persen menjadi 16,393 miliar dolar AS akibat rendahnya permintaan di pasar-pasar utama Eropa, kebijakan manajemen inventaris yang hati-hati oleh merek-merek global, serta persaingan harga yang ketat dari pusat-pusat sumber daya berbiaya rendah. Dengan tren penurunan yang sempat terjadi selama tiga tahun berturut-turut, kebangkitan di bulan Juni ini menjadi sinyal positif yang sangat dinantikan oleh para pemangku kepentingan untuk memulihkan daya saing industri busana Turkiye di panggung global.