Pemerintah Aragon telah mengeluarkan permohonan bantuan kepada sektor industri tekstil dan alas kaki, yang dianggap sebagai sektor maju dalam perekonomian regional. Kompetisi yang diselenggarakan pada tahun 2024 ini memiliki anggaran sebesar 250.000 euro, yang didanai secara bersama-sama oleh Pemerintah Aragon sebesar 150.000 euro dan dana ERDF sebesar 100.000 euro melalui Program Bantuan untuk Industri dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Aragon.

Pada era yang serba dinamis ini, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia menghadapi tantangan serius terkait dengan banjirnya produk impor yang berkompetisi secara tidak sehat di pasar domestik. Hal ini mengakibatkan penurunan drastis dalam utilisasi produksi, bahkan hingga di bawah 50%, dan menyebabkan banyak karyawan harus dirumahkan. Namun, upaya untuk mengatasi masalah ini tidak berhenti begitu saja.

Industri tekstil merupakan salah satu sektor yang merasakan dampak yang cukup berat akibat kondisi perekonomian global yang lesu. Situasi ini menghadirkan tantangan besar bagi industri tersebut dalam membayar Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerjanya. Menanggapi hal ini, Arsjad, seorang pemimpin dalam Komite Nasional Ekonomi dan Industri (Kadin), menyuarakan keprihatinannya.