Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong percepatan ratifikasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) untuk memperluas akses produk manufaktur nasional ke pasar Eropa. Perjanjian perdagangan tersebut dinilai membuka peluang peningkatan ekspor, khususnya untuk sektor tekstil, pakaian jadi, alas kaki, dan furnitur yang memiliki basis produksi kuat di Indonesia.

Potensi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia semakin terbuka seiring pertumbuhan pasar fesyen global. Dengan dukungan kreativitas, inovasi desain, dan penguatan daya saing, industri fesyen nasional dinilai memiliki peluang besar untuk memperluas jangkauan pasar internasional sekaligus meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri.

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menjajaki peluang investasi di industri tekstil nasional dari sektor hulu hingga hilir untuk memperluas penyerapan tenaga kerja. Selain tekstil, Danantara juga membidik industri alas kaki dan elektronik yang dinilai memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja.

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) tengah mengkaji peluang investasi di industri tekstil melalui dua opsi, yakni mengakuisisi perusahaan yang telah beroperasi atau membangun pabrik baru. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat industri tekstil nasional sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja.