Bayang-bayang konflik di Timur Tengah mulai terasa hingga ke sektor industri di Indonesia, termasuk industri tekstil dan produk tekstil (TPT). Memasuki kuartal II-2026, para pelaku usaha memilih untuk bersikap lebih waspada, terutama akibat kenaikan biaya logistik yang dipicu oleh ketegangan geopolitik tersebut.