Industri tekstil global dalam beberapa tahun terakhir menghadapi berbagai tekanan, mulai dari perubahan perilaku konsumen, meningkatnya biaya produksi, hingga persaingan ketat dari merek fast fashion berbasis digital asal Tiongkok. Namun di tengah kondisi tersebut, salah satu merek fesyen global, Zara, justru mampu mempertahankan kinerja bisnis yang kuat dan terus mencetak pertumbuhan.
- Transformasi Teknologi Jadi Kunci Daya Saing Industri Tekstil Indonesia
- Impor Limbah Tekstil dari AS Picu Pro dan Kontra di Dalam Negeri
- Transformasi Digital Jadi Kunci Kebangkitan Industri Tekstil Indonesia
- Toko Bombay Tekstil Banjarmasin Tawarkan Beragam Pilihan Kain untuk Masyarakat
- Industri TPT dan Alas Kaki Siap Sambut Lonjakan Konsumsi Lebaran
Page 6 of 152
- You are here:
- Home
Terpopuler
- Meski Diterpa Gempuran Produk Impor, Industri Tekstil Bandung Tetap Tumbuh
- Inovasi Daur Ulang Tekstil: Langkah Menuju Industri Fashion Berkelanjutan
- Dampak Buruk Fast Fashion terhadap Lingkungan dan Upaya Mengatasinya
- Pesanan AS Meningkat, Ekspor Tekstil Indonesia Tembus US$1,02 Miliar
- Industri Tekstil Tertekan, Konsumsi Pakaian Makin Lesu
- Industri Tekstil dan Garmen di Ambang Senja
- Industri Tekstil Mulai Bangkit, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional