Tren positif di sektor manufaktur Indonesia belum sepenuhnya mencerminkan kondisi yang merata di semua subsektor industri. Meski Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur dan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) menunjukkan ekspansi pada Oktober 2025, sejumlah sektor seperti tekstil dan karet masih menghadapi tekanan berat akibat mahalnya bahan baku, lemahnya konsumsi, dan ketidakpastian regulasi.
Pemerintah berkomitmen menekan masuknya pakaian bekas impor demi melindungi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dalam negeri. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa langkah ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Negara pada Selasa (4/11/2025).
Langkah tegas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk memberantas peredaran pakaian bekas impor atau thrifting ilegal disambut positif oleh para pelaku industri tekstil dan garmen nasional. Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI) bahkan langsung mendatangi kantor Purbaya untuk menyampaikan dukungan sekaligus membahas strategi penguatan daya saing industri tekstil dalam negeri.
Pemerintah kembali menegaskan tekadnya menumpas peredaran pakaian bekas impor yang telah lama membanjiri pasar domestik dan merugikan industri tekstil nasional. Kali ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi sosok yang berdiri di garis depan, membawa “jamu kuat” berupa kebijakan penertiban dan penegakan hukum yang lebih tegas terhadap praktik impor ilegal pakaian bekas atau thrifting.
Anggota Komisi VI DPR RI, Hj. Nevi Zuairina, menyambut positif langkah pemerintah yang melarang impor barang bekas atau praktik thrifting. Ia menilai kebijakan yang disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tersebut merupakan langkah strategis untuk melindungi industri tekstil dan pakaian jadi (TPT) nasional dari tekanan akibat banjir produk impor murah.
- Impor Murah Bikin Lesu, Industri Tekstil Didesak Bangkit dari Tekanan Pasar
- Tren Thrifting Bikin Industri Tekstil Kian Lesu, INDEF Sebut Pasar Domestik Anjlok 15%
- Impor Pakaian Bekas Ilegal Guncang Industri Tekstil, Ratusan Ribu Pekerja Terancam PHK
- Langkah Pembatasan Impor Pakaian Bekas Dinilai Jadi Angin Segar bagi Industri Tekstil Nasional
- Indonesia Diperhitungkan Jadi Pusat Inovasi Tekstil Dunia
- Kemenperin Nilai Kontraksi IKI Tekstil Oktober 2025 sebagai Penyesuaian Normal di Pasar Global
- Industri Nasional Masih Ekspansif, Namun Sektor Tekstil Tertekan Akibat Impor dan Pelemahan Rupiah
Page 76 of 114
- You are here:
- Home
Terpopuler
- Peserta Pameran Global dari Berbagai Sub-sektor Dipastikan Hadir di Cinte Techtextil China 2025
- Stabilitas Pasar Kapas Global: Harga Acuan Dunia Bergerak Terbatas di Akhir 2025
- Kaleidoskop Tekstil dan Produk Tekstil 2025
- Intertextile Shanghai Edisi Musim Semi 2026 Kembali Digelar: Soroti Tren Pasar Mendatang, Inovasi, AI, dan Sustainability
- Industri Tekstil Hadapi Tahun Penentuan, Kendala Masih Membayangi Optimisme 2026
- Yarn Expo Spring 2026 Soroti Transformasi Industri Menuju Masa Depan Benang dan Serat yang Berkelanjutan
- Industri Tekstil 2025 di Persimpangan Jalan: Ketika Raksasa Satu per Satu Tumbang
Pustaka
- Sejarah Serat Buatan (Man-Made Fibres)
- Sumbu Perlawanan di Atas Sehelai Kain: Sejarah Industri Tekstil Jawa Tengah dan Gerakan Syarikat Dagang Islam H. Samanhudi
- Menapak Jejak Kota Senter: Sejarah Industri Tekstil Majalaya dari Alat Tenun Gedogan hingga Era Modern
- Sejarah Tekstil Indonesia dari Masa Kuno hingga Era Modern
- Sejarah Industri Tekstil Dunia yang Mengubah Wajah Manusia