PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY) resmi menutup secara permanen unit produksi Pabrik Kimia dan Serat yang berlokasi di Karawang. Keputusan ini menyusul penghentian sementara operasional pabrik sejak 1 November 2024, akibat tekanan berat dari situasi bisnis yang tidak menguntungkan, baik di tingkat global maupun domestik.
Penurunan Tarif Impor AS Jadi 19 Persen Diapresiasi sebagai Langkah Strategis dan Prestasi Diplomasi
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menyampaikan bahwa penurunan tarif impor Amerika Serikat terhadap produk Indonesia menjadi 19 persen merupakan pencapaian yang layak dibanggakan. Keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan efektivitas diplomasi perdagangan Indonesia, tetapi juga menjadikan tarif tersebut sebagai yang terendah di antara negara-negara ASEAN yang mendapat perlakuan serupa dari AS.
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia wilayah Jakarta (HIPMI Jaya) tengah melakukan pengamatan menyeluruh terhadap dampak kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh pemerintahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Langkah ini menjadi respons atas potensi gangguan terhadap aktivitas bisnis para pelaku usaha di wilayah Ibu Kota.
Industri tekstil nasional kembali mendapat pukulan telak. PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY), salah satu produsen tekstil terkemuka di Indonesia, secara resmi mengumumkan penutupan permanen pabriknya yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Keputusan ini diambil setelah sebelumnya perusahaan menghentikan sementara operasional unit produksi kimia dan serat sejak 1 November 2024.
Kebijakan tarif ekspor baru Amerika Serikat yang akan berlaku mulai 1 Agustus mendatang menimbulkan kecemasan besar bagi jutaan buruh tekstil di Asia. Kamboja dan Sri Lanka, dua negara penghasil pakaian utama untuk merek global seperti Nike, Levi's, dan Lululemon, akan dikenakan tarif tinggi masing-masing sebesar 36% dan 30%. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pekerja, terutama perempuan, yang mendominasi tenaga kerja di sektor tersebut.
Page 71 of 136