Industri hulu tekstil Indonesia tengah berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Banjirnya produk impor, khususnya kain dan benang dengan harga dumping, serta maraknya pakaian bekas impor yang beredar di pasar domestik menyebabkan tekanan mendalam bagi pabrik-pabrik lokal. Akibatnya, sejumlah perusahaan besar tumbang dan ribuan tenaga kerja kehilangan mata pencaharian.
- Industri TPT Mulai Menguat: Pemulihan Sektor Hilir Dorong Optimisme Akhir Tahun
- Industri Tekstil Terus Tertekan: Kontraksi Berulang Ungkap Tantangan Nyata di Lapangan
- Banjir Impor Pakaian Murah dari China Jadi Ancaman Nyata bagi Pelaku UMKM Tekstil
- IKFT Tetap Tangguh, Pertumbuhan Tembus 5,92% hingga Kuartal III-2025
- Gelombang Penutupan Pabrik Tekstil Kian Mengkhawatirkan, Ribuan Pekerja Terdampak
- Sinyal Lemahnya Produksi Manufaktur, Industri Tekstil Mulai Terdesak Dampak PHK
- Industri Tekstil Tertekan, Ribuan Pekerja Terdampak Penutupan Pabrik
Page 66 of 114
- You are here:
- Home
Terpopuler
- Peserta Pameran Global dari Berbagai Sub-sektor Dipastikan Hadir di Cinte Techtextil China 2025
- Stabilitas Pasar Kapas Global: Harga Acuan Dunia Bergerak Terbatas di Akhir 2025
- Kaleidoskop Tekstil dan Produk Tekstil 2025
- Intertextile Shanghai Edisi Musim Semi 2026 Kembali Digelar: Soroti Tren Pasar Mendatang, Inovasi, AI, dan Sustainability
- Industri Tekstil Hadapi Tahun Penentuan, Kendala Masih Membayangi Optimisme 2026
- Yarn Expo Spring 2026 Soroti Transformasi Industri Menuju Masa Depan Benang dan Serat yang Berkelanjutan
- Industri Tekstil 2025 di Persimpangan Jalan: Ketika Raksasa Satu per Satu Tumbang
Pustaka
- Sejarah Serat Buatan (Man-Made Fibres)
- Sumbu Perlawanan di Atas Sehelai Kain: Sejarah Industri Tekstil Jawa Tengah dan Gerakan Syarikat Dagang Islam H. Samanhudi
- Menapak Jejak Kota Senter: Sejarah Industri Tekstil Majalaya dari Alat Tenun Gedogan hingga Era Modern
- Sejarah Tekstil Indonesia dari Masa Kuno hingga Era Modern
- Sejarah Industri Tekstil Dunia yang Mengubah Wajah Manusia