Langkah berani Meksiko di penghujung tahun 2025 menjadi sorotan dunia, terutama bagi pelaku industri tekstil dan garmen global. Keputusan Presiden Claudia Sheinbaum untuk mengetok tarif hingga 50% terhadap lebih dari 1.400 produk asal Tiongkok dan negara-negara non-perjanjian dagang lainnya menandai babak baru dalam proteksionisme ekonomi di Amerika Latin.
Industri tekstil dan pakaian jadi Amerika Serikat tengah menghadapi periode sulit seiring dengan melemahnya permintaan global yang terus menekan angka ekspor nasional. Berdasarkan data terbaru dari Office of Textiles and Apparel (OTEXA) Departemen Perdagangan AS, nilai ekspor sektor ini turun sebesar 3,63 persen menjadi $16,73 miliar sepanjang periode Januari hingga September 2025. Penurunan ini menandai kontraksi tahunan kedua berturut-turut, sekaligus membalikkan tren pemulihan pasca-pandemi yang sempat terlihat pada tahun 2022.
Page 3 of 3