Kebijakan tarif impor sebesar 32 persen yang akan diterapkan Amerika Serikat terhadap produk asal Indonesia mulai Agustus 2025 memicu kekhawatiran besar di sektor tekstil dan produk tekstil (TPT). Ekonom dan pakar kebijakan publik dari UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, memperingatkan bahwa kegagalan diplomasi perdagangan ini dapat membawa dampak ekonomi yang luas, termasuk ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal.
Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional menghadapi tekanan berat di tengah dinamika global yang kian tidak menentu. Untuk mempertahankan keberlangsungan sektor ini, diperlukan sudut pandang baru yang mampu menangkap peluang dari ketidakpastian tersebut. Salah satu pendekatan yang ditawarkan adalah integrasi nilai-nilai spiritual dan sosial melalui kerangka Tawhidi String Relation (TSR), yang diharapkan mampu menjadi solusi strategis bagi daya saing ekspor tekstil Indonesia.
Industri tekstil Indonesia tengah menghadapi ancaman serius menyusul keputusan pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk memberlakukan tarif impor sebesar 32% mulai 1 Agustus 2025. Keputusan ini dinilai akan berdampak signifikan, mengingat sekitar 60%-70% ekspor tekstil Indonesia selama ini sangat bergantung pada pasar AS.
- Tarif Trump Ancam Laba Emiten Ekspor, Sektor Tekstil hingga Tambang Dihantui Risiko
- Industri Tekstil Terancam, Vietnam dan Malaysia Siap Rebut Pasar Ekspor Indonesia di AS
- Industri Tekstil Tertekan, Pengusaha Desak Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif AS
- Impor Benang Murah dari China Dinilai Rusak Industri Lokal, APSyFI Minta Audiensi dengan Mendag
Page 106 of 167
- You are here:
-
Home
- BERITA TERKINI
Terpopuler
- Meski Diterpa Gempuran Produk Impor, Industri Tekstil Bandung Tetap Tumbuh
- Inovasi Daur Ulang Tekstil: Langkah Menuju Industri Fashion Berkelanjutan
- Industri Tekstil Tertekan, Konsumsi Pakaian Makin Lesu
- Dampak Buruk Fast Fashion terhadap Lingkungan dan Upaya Mengatasinya
- Pesanan AS Meningkat, Ekspor Tekstil Indonesia Tembus US$1,02 Miliar
- Industri Tekstil dan Garmen di Ambang Senja
- Industri Tekstil Mulai Bangkit, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional