Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperkuat kesiapan eksportir produk manufaktur nasional untuk memanfaatkan peluang perdagangan ke Uni Eropa menjelang target implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) pada triwulan I 2027. Langkah ini dilakukan melalui peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap akses pasar, persyaratan teknis ekspor, ketentuan asal barang, serta pemanfaatan layanan digital.

Insan Kalangan Ahli Tekstil Seluruh Indonesia (IKATSI) akan menggelar Kongres ke-10 di Bandung, Jawa Barat, pada Juli 2027. Mengusung semangat transformasi dan kolaborasi, forum lima tahunan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat daya saing, mendorong inovasi, serta merumuskan strategi menghadapi berbagai tantangan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional.

Rencana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk mengambil alih atau mengakuisisi aset PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) menjadi harapan baru bagi ribuan mantan pekerja perusahaan tekstil tersebut. Mereka berharap langkah pemerintah dapat menghidupkan kembali operasional pabrik sekaligus membuka peluang untuk kembali bekerja.

Kinerja industri pengolahan di Indonesia menunjukkan tren positif pada triwulan III 2026 dan diprakirakan terus meningkat hingga akhir tahun. Hal ini tecermin dari Purchasing Managers’ Index Bank Indonesia (PMI-BI) yang mencapai 52,28% pada triwulan III 2026, lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar 51,43%.

Pebisnis manufaktur optimis sektor industri akan membaik seiring pertumbuhan ekonomi 6% ditahun 2027 yang ditargetkan pemerintah. Sebelumnya, Wakil Menteri Koordinator Perekonomian, Dradjad Wibowo menyampaikan bahwa target ini akan ditopang oleh pertumbuhan investasi, peningkatan produktifitas, ekspor dan perbaikan logistik serta ekonomi syari’ah.