Pemerintah mendorong Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank untuk memperkuat dukungan pembiayaan bagi industri dalam negeri yang terdampak tekanan geopolitik dan ketidakpastian perdagangan global. Sejumlah sektor seperti tekstil, alas kaki, baja, hingga furnitur menjadi perhatian karena memiliki peran penting terhadap ekspor dan penyerapan tenaga kerja.

Pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat daya saing industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia di tengah perubahan lanskap perdagangan global yang semakin dinamis. Langkah tersebut diarahkan untuk menjaga keberlanjutan industri sekaligus meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam menghadapi persaingan di pasar internasional.

Batik Tulis Merawit yang berkembang di kawasan Trusmi, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, mulai dikembangkan ke dalam berbagai produk fashion untuk memperluas pasar sekaligus menjawab perubahan kebutuhan konsumen. Upaya tersebut dilakukan melalui program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan Tim Ahli Dosen Kriya Tekstil dan Fashion Universitas Muhammadiyah Bandung bersama para perajin yang tergabung dalam Perkumpulan Perajin dan Pengusaha Batik Cirebon (P3BC).

Borneo International Fashion Festival (BIFF) 2026 akan digelar di Samarinda, Kalimantan Timur, pada 1-4 Oktober 2026 dengan membawa kekayaan wastra dan budaya Borneo ke panggung fesyen internasional. Festival perdana tersebut menjadikan kupu-kupu Rajah Brooke sebagai sumber inspirasi utama yang diterjemahkan ke dalam konsep fesyen kontemporer.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan inovasi yang memanfaatkan limbah jaring ikan berbahan nilon sebagai material nanofiber untuk membantu mengatasi pencemaran limbah pewarna dari industri tekstil. Inovasi tersebut dinilai dapat menjadi solusi untuk dua persoalan lingkungan sekaligus, yakni penumpukan limbah plastik di laut dan pencemaran limbah cair tekstil.