PT Dynic Textiles Prestige menjadi salah satu pelaku penting dalam industri manufaktur tekstil nasional, khususnya pada segmen material non-woven untuk komponen interior otomotif. Beroperasi di kawasan industri Cikarang, Bekasi, perusahaan ini memproduksi berbagai komponen seperti plafon mobil, karpet interior, dan jok kendaraan yang dipasok ke sejumlah pabrikan otomotif besar di Indonesia.

PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL) mengungkapkan faktor utama yang mendorong lonjakan harga saham perseroan hingga ratusan persen sejak awal tahun. Manajemen menilai sentimen positif pasar dipicu oleh pemberitaan terkait rencana pemerintah menyiapkan dana besar untuk menopang dan membangkitkan industri tekstil nasional.

Wacana pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus sektor tekstil kembali mencuat seiring langkah pemerintah menyusun ulang peta jalan industri tekstil nasional. Di tengah kondisi industri yang terus mengalami kemerosotan, pemerintah menargetkan peningkatan ekspor produk tekstil hingga US$40 miliar dalam 10 tahun ke depan. Salah satu strategi yang disiapkan adalah membentuk BUMN tekstil baru dengan dukungan modal besar.

Minat investasi di sektor garmen dan tekstil nasional menunjukkan daya tahan yang kuat di tengah dinamika ekonomi global. Indonesia masih dipandang sebagai basis produksi strategis bagi berbagai merek internasional, didukung oleh infrastruktur industri yang memadai serta pengalaman panjang pelaku usaha dalam negeri.

PT Trisula Textile Industries Tbk (IDX: BELL) menunjukkan optimisme tinggi dalam menghadapi tahun 2026 seiring membaiknya kondisi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional serta meningkatnya dukungan pemerintah terhadap sektor tersebut. Perseroan menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat kinerja keuangan, mulai dari peremajaan mesin produksi hingga pengembangan inovasi berbasis riset.