Kinerja industri manufaktur Indonesia menunjukkan tanda perlambatan pada Maret 2026. Kementerian Perindustrian mencatat Indeks Kepercayaan Industri (IKI) berada di level 51,86, masih dalam zona ekspansi namun turun 2,16 poin dibandingkan Februari yang mencapai 54,02. Secara tahunan, angka ini juga melemah 1,12 poin dari posisi Maret 2025 sebesar 52,98.

Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia tengah menghadapi tekanan serius akibat lonjakan harga bahan baku utama dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan penurunan utilisasi produksi, baik di sektor hulu maupun hilir, seiring meningkatnya beban biaya yang harus ditanggung pelaku industri.

Kinerja industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional tengah berada dalam tekanan serius. Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) mengungkapkan bahwa tingkat utilisasi industri saat ini hanya berkisar 50 hingga 60 persen, mencerminkan melemahnya aktivitas produksi di sektor yang selama ini menjadi salah satu penopang industri padat karya di Indonesia.