Jakarta kembali dikejutkan dengan temuan transaksi mencurigakan bernilai jumbo. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap dugaan penyembunyian omzet ilegal sebesar Rp12,49 triliun yang dialirkan melalui rekening karyawan maupun rekening pribadi.

Eskalasi konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS) mulai menimbulkan kekhawatiran di berbagai sektor ekonomi global, termasuk industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia. Pelaku usaha kini memutar otak untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan bahan baku hingga lonjakan biaya logistik akibat memanasnya situasi di kawasan Timur Tengah.

Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (Apsyfi) menilai komitmen impor kapas asal Amerika Serikat (AS) berpotensi sulit terealisasi secara optimal apabila pemerintah tidak memperkuat kebijakan pengendalian impor. Ketua Umum Apsyfi, Redma Wirawasta, menyatakan pesimismenya terhadap kemampuan industri dalam menyerap tambahan impor kapas jika arus barang jadi dari luar negeri masih membanjiri pasar domestik.

Matius D Fakhiri melakukan kunjungan kerja ke pabrik tekstil PT Gajah Angkasa Perkasa di Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/2/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bersama rombongan meninjau langsung proses produksi, mulai dari pengolahan kain hingga menjadi pakaian siap pakai.

Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Rayon Tekstil (KAHMI Tekstil) menuntut transparansi MOU antara Pan Brothers dan Raven dalam kerangka Agreement on Reciprocal Trade (ART). Tuntutan ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif KAHMI Tekstil, Agus Riyanto untuk memastikan bahwa barang yang akan diimpor adalah cacahan bukan pakaian jadi bekas. Agus menyatakan bahwa sudah jelas jika worn clothing dalam deskripsi di Buku Tarif Kepabeanan Indonesia ada di HS 6309, sedangkan dalam bentuk cacahan dideskripsikan sebagai rags masuk kedalam HS 6310.