Pemerintah terus berupaya menjaga keberlangsungan industri padat karya, termasuk sektor tekstil, melalui berbagai kebijakan yang diharapkan mampu menekan risiko pemutusan hubungan kerja (PHK). Salah satu langkah yang didorong adalah penurunan harga gas industri non-subsidi guna membantu perusahaan menekan biaya produksi dan meningkatkan daya saing.
Bea Cukai Tembilahan kembali mempertegas komitmennya dalam memberantas peredaran barang ilegal melalui pemusnahan barang yang menjadi milik negara (BMMN) hasil penindakan di bidang kepabeanan dan cukai. Dalam kegiatan yang digelar pada Rabu (24/6/2026), berbagai barang ilegal senilai Rp4,65 miliar dimusnahkan, dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp2,46 miliar.
Komitmen terhadap pelestarian lingkungan terus diperkuat PT Pusri Palembang melalui berbagai program berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada pengurangan limbah, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi dari hasil daur ulang. Momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dimanfaatkan perusahaan untuk mengajak seluruh karyawan berperan aktif dalam menjaga lingkungan melalui pengelolaan limbah tekstil.
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Pusri Palembang yang merupakan anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar Sustainability Event 2026 sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan yang berlangsung pada 22–26 Juni 2026 ini menghadirkan berbagai program edukasi dan aksi nyata yang melibatkan seluruh insan perusahaan.
Industri tekstil masih menjadi salah satu sektor strategis yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Sebagai industri yang memiliki rantai pasok panjang, mulai dari bahan baku serat (fiber), kain (fabric), hingga produk jadi (garment), sektor ini membutuhkan analisis yang mampu menjelaskan hubungan antar kategori secara menyeluruh guna mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat.
Page 2 of 113