Pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil dinilai berpotensi memperkuat daya saing industri nasional apabila diarahkan untuk menyelesaikan persoalan struktural yang selama ini membebani industri tekstil dalam negeri. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian, Saleh Husin, menilai kehadiran BUMN tekstil dapat menjadi instrumen strategis negara untuk menopang produksi dalam negeri di tengah tekanan impor yang kian besar.
Rencana pemerintah menggulirkan berbagai insentif bagi industri tekstil dinilai belum menyentuh persoalan paling mendasar yang dihadapi pelaku usaha. Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (Apsyfi), Redma Gita Wirawasta, menegaskan bahwa problem utama industri serat dan benang saat ini bukan terletak pada minimnya insentif, melainkan lemahnya penegakan hukum terhadap praktik persaingan usaha yang tidak sehat di pasar domestik.
Pemerintah tengah menyiapkan pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) baru di sektor tekstil melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia. Langkah ini diambil menyusul pailitnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang menyebabkan berhentinya kegiatan operasional perusahaan tekstil besar tersebut.
Pemerintah menyatakan masih membuka peluang pemberian tambahan insentif bagi industri tekstil nasional di tengah tekanan yang dihadapi sektor tersebut. Selain menyiapkan pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) tekstil baru, pemerintah menilai skema insentif tetap menjadi opsi penting dalam upaya penyelamatan industri padat karya tersebut.
- Heimtextil 2026 Menjadi Pusat Arah Industri Home Tekstil Global
- Stimulus Jumbo Pemerintah Angkat Harapan Industri Tekstil, Saham Bergerak Serempak
- Penyerapan Tenaga Kerja Jadi Pertimbangan Utama Rencana BUMN Tekstil
- Rencana BUMN Tekstil Dinilai Berisiko, Pengamat Soroti Banjir Impor dan Pentingnya Insentif
- Stimulus Rp101 Triliun Dorong Reli Saham Tekstil di Bursa
- Danantara Buka Peluang Investasi untuk Penyelamatan Industri Tekstil Nasional
- Pemerintah Perkuat Daya Saing Tekstil Lewat Stimulus dan Strategi Ekspor Jangka Panjang
- Pemerintah Siapkan Langkah Strategis Bangun BUMN Tekstil Baru
- APSyFI Buka Opsi Penyaluran Dana Rp101 Triliun untuk Selamatkan Industri Tekstil
- AGTI Nilai Dukungan Prabowo Jadi Angin Segar bagi Keberlanjutan Industri Tekstil
Page 49 of 208
- You are here:
-
Home
-
BERITA TERKINI
- INDONESIA
Terpopuler
- Meski Diterpa Gempuran Produk Impor, Industri Tekstil Bandung Tetap Tumbuh
- Inovasi Daur Ulang Tekstil: Langkah Menuju Industri Fashion Berkelanjutan
- Industri Tekstil Tertekan, Konsumsi Pakaian Makin Lesu
- Dampak Buruk Fast Fashion terhadap Lingkungan dan Upaya Mengatasinya
- Pesanan AS Meningkat, Ekspor Tekstil Indonesia Tembus US$1,02 Miliar
- Industri Tekstil dan Garmen di Ambang Senja
- Industri Tekstil Mulai Bangkit, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional