Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BBSPJI) Tekstil terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. Salah satu langkah nyatanya ditunjukkan melalui kegiatan sosialisasi pencegahan fraud yang digelar sebagai upaya strategis untuk menanamkan budaya anti-korupsi di lingkungan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan dimulainya pembangunan Dyeing and Finishing Factory PT Coats Rejo Indonesia di Pleret, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (15/10). Acara groundbreaking ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan industri tekstil nasional yang semakin berorientasi pada prinsip keberlanjutan lingkungan.

Eksportir tekstil India tengah berupaya keras mencari pasar baru di Eropa setelah Amerika Serikat (AS) di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump menggandakan tarif impor hingga mencapai 50%. Kenaikan tarif ini menjadi pukulan berat bagi industri tekstil dan pakaian India, yang selama ini sangat bergantung pada pasar AS sebagai tujuan ekspor utama.

Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI) menyoroti maraknya praktik impor ilegal yang ditengarai merugikan negara hingga mencapai Rp54 triliun per tahun. Aktivitas ini disebut telah menekan sektor industri dalam negeri, terutama tekstil dan produk tekstil (TPT), yang berujung pada banyaknya perusahaan gulung tikar serta gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) sejak tahun 2022.  

Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional kembali berada dalam kondisi darurat. Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI) secara resmi mengirim surat kepada Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, untuk meminta audiensi membahas langkah penyelamatan sektor ini dari gempuran impor ilegal dan praktik dumping produk asal China.