Konflik global yang dipicu oleh serangan militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran dalam beberapa waktu terakhir mulai memberikan dampak nyata terhadap aktivitas perdagangan internasional, termasuk ekspor dari Jawa Barat ke kawasan Timur Tengah. Sejumlah pengiriman komoditas, khususnya produk tekstil, terpaksa ditunda setelah pembeli di kawasan tersebut meminta penangguhan pengiriman akibat situasi geopolitik yang tidak menentu.
Kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) yang memberikan tarif 0 persen untuk 1.819 pos tarif produk Indonesia dinilai membuka peluang ekspor yang lebih luas ke pasar Amerika. Meski demikian, para pengamat ekonomi mengingatkan bahwa manfaat dari kebijakan tarif tersebut sangat bergantung pada kemampuan industri nasional dalam bersaing di pasar global.
- Festival Sarung Dorong Kebangkitan Sentra Tekstil Majalaya di Tengah Tekanan Industri
- Tarif Nol Persen RI–AS Belum Tentu Pulihkan Industri Tekstil Nasional
- Airlangga Optimistis Industri Tekstil Indonesia Tetap Diminati Investor Global
- Konflik Timur Tengah Bayangi Industri Tekstil, Pengusaha Dorong Dukungan Pemerintah
- Eskalasi Iran–AS–Israel Bayangi Industri Tekstil Nasional, Biaya Produksi Terancam Melonjak
- Bea Cukai Banten Perkuat Daya Saing Ekspor Lewat Fasilitas Kawasan Berikat untuk Industri Perikanan dan Tekstil
- Skema Rekening Karyawan Terkuak, Rp12,4 Triliun Perputaran Dana Ilegal Sektor Tekstil Dibongkar
- Konflik Timur Tengah Mengancam Rantai Pasok, Industri Tekstil Indonesia Siapkan Strategi Darurat
- Apsyfi Ragukan Serapan Kapas AS Tanpa Pengendalian Impor yang Ketat
- Strategi Dongkrak PAD, Pemprov Papua Jajaki Kerja Sama Produksi Seragam ASN dengan PT Gajah Angkasa Perkasa
Page 29 of 208
- You are here:
-
Home
-
BERITA TERKINI
- INDONESIA
Terpopuler
- Meski Diterpa Gempuran Produk Impor, Industri Tekstil Bandung Tetap Tumbuh
- Inovasi Daur Ulang Tekstil: Langkah Menuju Industri Fashion Berkelanjutan
- Industri Tekstil Tertekan, Konsumsi Pakaian Makin Lesu
- Dampak Buruk Fast Fashion terhadap Lingkungan dan Upaya Mengatasinya
- Pesanan AS Meningkat, Ekspor Tekstil Indonesia Tembus US$1,02 Miliar
- Industri Tekstil dan Garmen di Ambang Senja
- Industri Tekstil Mulai Bangkit, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional